The Ubuntu team is proud to announce Ubuntu 9.10 ‘Karmic Koala’.

Ubuntu is a Linux distribution for your desktop or server, with a fast
and easy install, regular releases, a tight selection of excellent
applications installed by default, and almost any other software you
can imagine available through the network.

We hope you enjoy Ubuntu.

== Feedback and Helping ==

If you would like to help shape Ubuntu, take a look at the list of
ways you can participate at

http://www.ubuntu.com/community/participate/

Your comments, bug reports, patches and suggestions will help ensure
that our next release is the best release of Ubuntu ever. If you feel
that you have found a bug please read:

http://help.ubuntu.com/community/ReportingBugs

Then report bugs using apport in Ubuntu. For example:

ubuntu-bug linux

will open a bug report in Launchpad regarding the linux package.

If you have a question, or if you think you may have found a bug but
aren’t sure, first try asking on the #ubuntu or #ubuntu-bugs IRC
channels on Freenode, on the Ubuntu Users mailing list, or on the
Ubuntu forums:

http://help.ubuntu.com/community/InternetRelayChat
http://lists.ubuntu.com/mailman/listinfo/ubuntu-users
http://www.ubuntuforums.org/

== More Information ==

You can find out more about Ubuntu on our website, IRC channel and wiki.
If you’re new to Ubuntu, please visit:

http://www.ubuntu.com/

To sign up for future Ubuntu announcements, please subscribe to Ubuntu’s
very low volume announcement list at:

http://lists.ubuntu.com/mailman/listinfo/ubuntu-announce

Semut dan Kepompong

Posted: Oktober 27, 2009 in Cerita Anak-anak

Di suatu hutan yang rindang, hidup berbagai binatang buas dan jinak. Ada kelinci, burung,kucing, capung, kupu-kupu dan yang lainnya. Pada suatu hari, hutan dilanda badai yangsangat dahsyat. Angin bertiup sangat kencang, menerpa pohon dan daun-daun. Kraak! terdengar bunyi dahan-dahan berpatahan. Banyak hewan yang tidak dapat menyelamatkandirinya, kecuali si semut yang berlindung di dalam tanah. Badai baru berhenti ketika pagimenjelang. Matahari kembali bersinar hangatnya.

Tiba-tiba dari dalam tanah muncul seekor semut. Si semut terlindung dari badai karena ia bisa masuk ke sarangnya di dalam tanah. Ketika sedang berjalan, ia melihat seekor kepompong yang tergeletak di dahan daun yang patah. Si semut bergumam, “Hmm, alangkah tidak enaknya menjadi kepompong, terkurung dan tidak bisa kemana-mana”. “Menjadi kepompong memang memalukan!”. “Coba lihat aku, bisa pergi ke mana saja ku mau”, ejek semutpada kepompong. Semut terus mengulang perkataannya pada setiap hewan yang berhasil ditemuinya.

Beberapa hari kemudian, semut berjalan di jalan yang berlumpur. Ia tidak menyadari kalau lumpur yang diinjaknya bisa menghisap dirinya semakin dalam. “Aduh, sulit sekali berjalan di tempat becek seperti ini,” keluh semut. Semakin lama, si semut semakin tenggelam dalam lumpur. “Tolong! tolong,” teriak si semut.

“Wah, sepertinya kamu sedang kesulitan ya?” Si semut terheran mendengar suara itu. Iamemandang kesekelilingnya mencari sumber suara. Dilihatnya seekor kupu-kupu yang indah terbang mendekatinya. “Hai, semut aku adalah kepompong yang dahulu engkau ejek.Sekarang aku sudah menjadi kupu-kupu. Aku bisa pergi ke mana saja dengan sayapku.Lihat! sekarang kau tidak bisa berjalan di lumpur itu kan?” “Yah, aku sadar. Aku mohon maafkarena telah mengejekmu. Maukah kau menolongku sekarang?” kata si semut pada kupu-kupu.

Akhirnya kupu-kupu menolong semut yang terjebak dalam lumpur penghisap. Tidak berapalama, semut terbebas dari lumpur penghisap tersebut. Setelah terbebas, semutmengucapkan terima kasih pada kupu-kupu. “Tidak apa-apa, memang sudah kewajiban kita untuk menolong yang sedang kesusahan bukan?, karenanya kamu jangan mengejek hewanlain lagi ya?” Karena setiap makhluk pasti diberikan kelebihan dan kekurangan oleh yangMaha Pencipta. Sejak saat itu, semut dan kepompong menjadi sahabat karib.

HIKMAH : Sesama makhluk ciptaan Tuhan, janganlah saling mengejek dan menghina,karena siapa tahu yang dihina lebih baik kedudukannya daripada yang menghina.

Hari Rabu tanggal 28 Februari 2007 sekitar jam 21.55 Wib di RSK Charitas Palembang, lewat operasi Cesar telah lahir dengan selamat bayi perempuan kami dengan berat 3.1 kg dan panjang 46 cm. Persalinan yang cukup melelahkan bagi istri saya dan saya, maklum ini adalah anak pertama kami. Istri saya masuk ke ruang persalinan itu pada tanggal 27 Februari 2007, diterima dengan ramah oleh para suster yang akan membantu persalinan ini. Lewat penantian yang panjang bayi yang ditunggu-tunggu kelahirannya belum juga memberikan tanda-tanda bahwa akan lahir. Akhirnya dengan perundingan dengan istri dan dokter kami, maka diputuskan untuk di Operasi Cesar. Alhamdulillah Ya Allah, anak kami lahir dengan sempurna dan selamat, smoga amanah ini akan kami jaga dengan baik. Haziqah Alifah Syakirah, akhirnya nama ini kami berikan pada bayi perempuan kami, kelak nantinya anak ini diharapkan dapat menjadi anak yang cerdik pandai, lemah lembut dan sopan, serta pandai bersyukur, amin.

Hello world!

Posted: Februari 19, 2008 in Uncategorized

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!